Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Ancaman Terorisme Masih Jadi Atensi

Kapolda-Danrem Cek Kesiapan Pasukan Operasi Ketupat Tinombala

PALU – Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto bersama Komandan Korem (Danrem) 132 Tadulako, Kolonel Inf Agus Sasmita mengecek langsung kesiapan anggotanya yang bertugas di Pos Terpadu, Pos Pengamanan (Pospam), dan Pos Pelayanan. Pengecekan sendiri dilakukan Senin sore (3/6/2019) bersama para pejabat utama Polda Sulteng serta Korem 132 Tadulako.

Rombongan Kapolda dan Danrem, melakukan pengecekan lebih dahulu di Pos Terpadu yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Palu. Pos terpadu yang berfungsi pula sebagai Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan ini, berada di jalur mudik serta di dekat pusat perbelanjaan, yang ramai dikunjungi warga.

Di pos tersebut, baik Kapolda maupun Danrem mengecek perlengkapan pos serta personel yang ada. Tidak hanya aparat kepolisian, dalam pos terpadu ini, juga diisi oleh anggota TNI, petugas PMI, Pemadam Kebakaran dan Basarnas. Rombongan selanjutnya mengecek Pos Pengamanan yang ada di sekitar Lapangan Vatulemo. Di lapangan tersebut, juga merupakan pusat keramaian warga jelang Hari Raya Idul Fitri. Pengecekan pos sendiri, berakhir di Pos Pelayanan Lebaran yang ada di Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu.

Kepada wartawan, Kapolda Lukman Wahyu mengungkapkan, dari hasil pengecekannya bersama Danrem, seluruh personel yang terlibat dalam Operasi dengan sandi Ketupat Tinombala 2019 ini, telah siap. Baik itu siap mengamankan segala aktifitas masyarakat, juga siap membantu masyarakat dalam terkait tugas kemanusiaan. “Seluruh personel baik itu di Pos Terpadu, Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan, semua sudah stand by dan siap melayani masyarakat yang bakal berlebaran, termasuk siap jika suatu saat terjadi bencana, makanya seperti di Pos Terpadu juga ada Basarnasnya,” terang Kapolda.

Disinggung terkait kerawanan aksi terorisme, dia menegaskan, itu semua bisa saja terjadi di mana saja, baik itu keramaian, mal, bandara maupun pelabuhan dan terminal. Namun demikian, pihaknya sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. “Kita antisipasi semua tempat,” tegasnya.

Kepada masyarakat yang henda melakukan mudik, Kapolda tidak lupa mengimbau, agar memperhatikan keamanan rumahnya masing-masing. Mulai dengan mengunci semua pintu rumah dengan baik, menghindari kebakara dengan melepas seluruh cok alat elektronik di rumah serta berkoordinasi dengan tetangga. “Kendaraan yang dipakai mudik juga harus dalam kondisi baik, untuk menghindari kecelakaan lalu lintas saat mudik,” imbaunya.

Dalam Operasi Ketupat Tinombala ini, sedikitnya diturunkan 1.405 personel gabungan. Terdiri dari 317 personel Polda Sulteng, 1.028 polres jajaran serta dibantu 100 personel Korem 132 Tadulako dan 50 personel Kodim di wilayah kabupaten masing-masing. Adapun Pos Pengamanan yang didirikan se Sulawesi Tengah, berjumlah sekitar 59 pos, kemudian 25 pos pelayanan dan 12 Pos Terpadu. (agg)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.