Anak Anggota TNI Dibacok di Halaman Rumah

- Periklanan -

Wahyu Indra, korban pelaku begal di Jalan Ahmad Yani Lorong IV sedang dalam perawatan di RS Wirabuana Palu, Rabu (12/7). (Foto: Wahono)

PALU- Aksi begal kembali terjadi di wilayah hukum Kota Palu. Kali ini menimpa Wahyu Indra (22) warga Jalan Ahmad Yani Lorong IV. Kejadiannya Selasa (11/7) sekitar pukul 02.30 Wita dini hari di depan rumah korban sendiri. Korban notabene anak anggota TNI yang saat ini bertugas di Manado, Sulawesi Utara.

Informasi yang dihimpun koran ini, kejadian Selasa (11/7) dini hari itu berakibat pembacokan terhadap Wahyu. Korban diketahui anak dari Kopka Muh Amin Akib, yang pernah bergabung dalam Operasi Tinombala di Poso.

Awalnya korban bersama temannya bernama Rian Riski, sedang duduk-duduk depan rumah. Mereka sempat melihat ada dua sepeda motor lewat berulang kali di depan rumah korban. Tidak lama kemudian  satu unit sepeda motor yang dikendarai oleh dua pelaku, langsung menghampiri korban. Salah satu pelaku turun dari motor dengan membawa sebilah parang. Saat melihat pelaku membawa  parang, korban dan temannya lari untuk menyelamatkan diri.

- Periklanan -

Namun, korban semppat terjatuh saat hendak berlari. Di situlah kesempatan pelaku membacok korban berulang kali, sehingga korban mengalami luka bacok di bagian betis kiri, tumit kiri, dan jari manis kaki bagian kiri.

Setelah membacok korban, pelaku sempat mendorong sepeda motor milik Rian Riski (teman korban). Namun korban dan temannya berteriak yang mengundang perhatian warga di sekitar lokasi kejadian. Warga pun terjaga dan berusaha mengejar pelaku. Namun pelaku berhasil melarikan diri.

Saat dimintai keterangan oleh awak media, Wahyu Indra selaku korban begal Rabu (12/7) kemarin di RS Wirabuana menjelaskan, saat itu dirinya bersama temanya sedang asyik berbincang sambil bermain handphone. Seketika muncul dua orang yang tak dikenal dengan mengendarai motor Yamaha Mio warna kuning.

“Ada dua motor mondar-mandir di depan rumah. Satunya berhenti di ujung lorong, sedangkan dua orang pakai motor Mio tiba-tiba berhenti dan turun langsung mengeluarkan sebilah parang, dan mengayunkan ke arah kaki saya, ” ungkapnya.

Paur Humas Polres Palu Aiptu I Kadek Aruna yang telah berkoordinasi dengan Polsek Palu Timur mengatakan, kejadian tersebut telah dilaporkan oleh keluarga korban di Mapolsek Palu Timur. “Kami sedang lakukan penyelidikan untuk aksi yang menimpa korban. Sekarang masih ditangani Polsek Palu Timur,” kata Kadek di ruang kerjanya kepada wartawan koran ini. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.