Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Amrulah Resmi Ditahan Polres Parimo

Aniaya Ketua KPU Parimo, Ancaman Hukuman di Atas Lima Tahun

PARIMO – Kepolisian Resort Parimo akhirnya menetapkan H Amrulah S Kasim Almahdali (ASK) sebagai tersangka kasus penganiayaan Ketua KPU Parimo, Abdul Chair. Usai ditetapkan sebagai tersangka yang bersangkutan resmi ditahan Polres Parigi Moutong (Parimo).
Penetapan tersangka terhadap politisi partai Hanura tersebut disampaikan oleh Kapolres Parimo, AKBP Zulham Effendi Lubis, yang ditemui usai buka puasa bersama di Mako Polres Parimo, Selasa (21/5).

Menurut Zulham, tersangka juga sudah ditahan di Mako Polres Parimo. Sebelum ditetapkan sebagai tesangka, polisi melakukan gelar perkara. Dari gelar perkara tersebut penyidik berkeyakinan telah cukup bukti bagi yang bersangkutan untuk ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita sudah tetapkan sebagai tersangka dan kita lakukan penahanan,”ujarnya.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa sebanyak 18 orang sebagai saksi. Belasan saksi tesebut adalah warga yang sebagiannya berada di TKP. Sedangkan lima orang lainnya adalah mereka yang mendatangi rumah ketua KPU.

Ditanya lebih jauh soal latar belakang terjadinya penganiayaan tersebut Kapolres Parimo, belum bisa menjelaskan secara detail karena masih dalam proses. “Untuk sementara, masih masalah pribadi,” kata Kapolres Zulham.

Demikian juga saat ditanya soal dugaan adanya perencanaan penganiayaan, pihaknya mengaku masih melakukan pemeriksaan.

Terkait akan adanya tersangka baru, pihaknya mengatakan tidak menutup kemungkinan bisa saja terjadi. Tergantung dari hasil penyelidikan nanti dan cukup bukti untuk ditetapkan sebagai tersangka.

Akibat perbuatannya tersebut tersangka ASK terancam hukuman lima tahun penjara. “Ancamannya di atas lima tahun karena 170 penganiayaan secara bersama-sama,”kata dia.

Sebelumya, telah terjadi penganiayaan terhadap ketua KPU Parimo, Abdul Chair yang terjadi pada pukul 01.10 WITA di rumahnya di Desa Torue, Senin (20/5) saat sudah ditangani oleh Kepolisian Resos Parimo.

Salah satu pelakunya diduga adalah Caleg DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Partai Hanura, H Amrulah S Kasim Almahdali.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, empat orang yang mendatangi rumah ketua KPU di Desa Torue, Kecamatan Torue. Mereka adalah H Amrulah Almahdali, Erwin Lakaseng, Hidayat Lemba dan Mohar.

Ketua KPU sementara tidur, tiba-tiba ada yang membangunkan dengan menggedor pintu rumahnya. Awalnya terdengar halus, namun lama-kelamaan menjadi kasar.

Saat melihat keluar rumah, Abdul Chair mengenali salah seorang adalah Erwin Lakaseng yang merupakan tim H Amrulah. Istri ketua KPU kemudian membuka pintu rumah. Karena diduga ketakutan, Abdul Chair bersembunyi didalam gudang. Namun posisi Chair ketahuan oleh H Amrulah.

Ia (Abdul Chair) kemudian ditarik hingga ke ruang tamu, dicekik di bagian leher dan dihantam ke dinding rumah. Kemudian beberapa orang lainnya langsung melakukan pemukulan. Chair kemudian lompat ke luar rumah dan berlari sambil meminta pertolongan. (Iwn)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.