alexametrics Aliansi Masyarakat dan Pemuda Dukung DOB Moutong – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Aliansi Masyarakat dan Pemuda Dukung DOB Moutong

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PARIMO-Dalam rangka wacana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Kabupaten Parigi Mouotng (Parimo), berbagai pihak telah memberikan dukungan kepada pemerintah agar wacana DOB tersebur segera direalisasikan.

Salah satunya adalah, Aliansi Masyarakat dan Pemuda Pendukung DOB (AMPPD) yang dikoordinir oleh Nasar Pakaya, S.Pd, mengatakan agar wacana ini segera diwujudkn demi kepentingan bersama, terkhususnya bagi masyarakt eks Moutong.

“Kami berharap agar wacana ini segera diwujudkan demi kepentingan bersama. Karena kita tau bersama bahwa DOB Kabupaten Moutong sangat diharapkan dan dirindukan oleh seluruh masyarakat eks Moutong, agar segera dibentuk kabupaten baru, ” tegas Nasar.

“Hal ini sangat penting dilakukan karena mengingat jarak dari wilayah eks Moutong ke ibu kota sangat jauh. Membutuhkan waktu berjam-jam agar bisa sampai ke ibu kota, yang kini berdampak buruk bagi masyarakat sekitar, “ tambah Nasar.

Meski kebijakan moratorium belum dicabut oleh Presiden RI, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terus mempersiapkan segala kelengkapan DOB agar persiapan DOB ini semakin matang, dan ketika kebijakan moratorium telah dicabut, pemekaran dapat segera dilakukan.

Nasar pun berharap, agar semua pihak mendukung wacana DOB Kabupaten Moutong dengan cara selalu menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Apalagi dalam waktu dekat ini akan ada ajang besar yaitu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksnakan di wilayah Kabupaten Parimo.

Karena itu, AMPPD untuk DOB Moutong menyatakan siap menjaga stabilitas ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Parimo, menjelang pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024.

“ Kami menolak bertita hoax, ujaran kebencian dan intoleransi yang dapat merusak kerukunan di masyarakat. Mari kita rawat kebhinekaan, dalam bingkai demokrasi Indonesia, “ pungkasnya.(iwn)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.