Aktivis TKBM Nyatakan Siap Perangi Hoax

- Periklanan -

DONGGALA-Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Wani Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala, menyatakan secara bersama-sama untuk memerangi berita hoax dan gerakan fitnah di tengah masyarakat, yang saat ini terus tumbuh dan berkembang di media sosial (medsos).

Hal tersebut dikatakan ketua dan anggota TKBM pelabuhan Wani, dalam sebuah deklarasi yang baru saja dilakukan belum lama ini.

“ Kami bersama-sama kawan-kawan pekerja di TKBM pelabuhan Wani menyatakan siap memerangi berita dan informasi hoax yang dikembangkan oleh pihak tertentu di media sosial. Termasuk di dalamnya berita dan informasi fitnah, “ kata Ketua TKBM Wani, Sadman, kepada Radar Sulteng, Rabu (27/2).

Ia menjelaskan, deklarasi ini dibuat untuk menyikapi maraknya berita hoax (palsu) yang terus hadir dan berkembang dihampir semua aplikasi medsos Indonesia. Karena itu, tak mau daerahnya dimasuki dan diganggu para penyebar hoax, para pekerja pelabuhan ini yang tergabung dalam organisasi TKBM pelabuhan Wani menyatakan dengan tegas untuk berperang dengan hoax.

- Periklanan -

Bagi dia, kata Sadman, salah satu tindakan gagah berani yang ditunjukan pihaknya selaku pekerja, dan juga sebagai warga Negara Indonesia yang baik adalah berani menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Tugas mengamankan masyarakat sekitar, bukan hanya tanggungjawab aparat keamanan saja, akan tetapi seluruh masyarakat merasa terpanggil untuk menjaganya, “ papar Sadman lagi.

Dikatakan Sadman dan kawan-kawan, program perang terhadap informasi palsu yang terindikasi berisi fitnah dan hasutan sudah menjadi bagian tugas dari masyarakat bersama kepolisian, terutama mereka pegiat TKBM dan di lingkungannya. Untuk membantu aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.

“Jadi, deklarasi ini merupakan bagian dari program memerangi dan membersihkan media sosial dari informasi hoax, fitnah, maupun yang bersifat hasutan,” pungkasnya.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.