Akan Dibangun Masjid Baru di Komplek Kantor Gubernur

- Periklanan -

DESAIN: Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola mendengarkan paparan konsep desain masjid kantor gubernur yang baru dari Sekretaris Dinas Perumahan, kawasan Permukiman dan Pertanahan, Andi Ruly Djanggola bersama tim konsultan perencana di ruang kerja gubernur, Senin (6/2). (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

PALU- Untuk memenuhi kebutuhan kapasitas jamaah masjid kantor gubernur, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan membangun sebuah masjid di lingkungan kantor Gubernur. Pembangunan masjid ini akan menampung jamaah lebih banyak dibanding Masjid Almujahidin yang ada saat ini.

Terkait dengan rencana pembangunan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan memaparkan desain masjid kepada Gubernur Drs H Longki Djanggola MSi, di ruang kerja gubernur, Senin (6/2). Sekretaris Andi Ruly Djanggola didampingi konsultan perencana memaparkan desain dan dihadiri Karo Umum Elan Warliman selaku instani pengelola pembangunan.

‘’Perencanaan pembangunan (masjid) ini oleh bapak Gubernur memang sudah direcanakan sejak 2013. Namun baru bisa direalisasikan tahun 2017 ini sesuai dengan ketersediaan anggaran,’’ kata Ruly Djanggola.

Melalui konsultan perencana dijelaskan, letak masjid tersebut akan dibangun di bagian selatan kompleks kantor gubernur, atau difbelakang pos jaga. Konsep desain dari masjid ini mengadopsi dari gedung kantor gubernur sendiri.

- Periklanan -

‘’Desainnya mengadopsi dari gedung kantor gubernur yaitu Saou Raja atau banua Mbaso, namun tetap memperlihatkan bangunan masjid. Bangunan ini nantinya tetap mempertahankan formalitasnya sebagai bagian dari bangunan pemerintahan,’’ papar konsultan.

Masjid yang baru akan dibangun dua lantai. Lantai pertama dikhususkan untuk jamaah pria, sementara untuk lantai dua akan digunakan jamaah wanita mencakup, ruang sholat, tempat wudhu serta ruang ganti.

Adapun kapasitas jamaah masjid kantor gubernur, khusus dalam gedung sebanyak 546 jamaah, sementara di luar gedung sebanyak 377 jamaah, sehingga total jamaah yang dapat dimuat sebanyak 881 orang jamaah. Pembangunan masjid ini sesuai anggarannya akan dibangun hingga penyelesaiannya di 2017.

Gubernur Longki Djanggola terlihat sangat mengapresiasi rencana pembangunan masjid tersebut. Untuk itu dirinya berharap proyek tersebut dilaksanakan oleh mereka yang benar-benar professional dalam bidangnya. Gubernur juga meminta Biro Umum untuk segera melaksanakan tender pembangunan gedung masjid. Sementara untuk masjid lama diharapkan akan menjadi taman pengajian serta jika memungkinkan digunakan sebagai PAUD.

“Saya minta pelaksanaan pembangunan masjid agar dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, serta sesuai standar harga dan ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan pembangunan harus dilaksanakan oleh mereka yang profesional, apalagi untuk pembangunan rumah ibadah,” jelas gubernur.

Hadir pada kesempatan itu, Plt Sekretaris Daerah Provinsi, Dra Derry B Djanggola MSi, Asisten Pemerintahan Hukum dan Politik, Moh Arif latjuba SE MSi, Asisten Perekonomian Pembangunan nda Kesra Dr Ir Bunga Elim Somba MSc, Karo Adm. Kesejahteraan Sosial dan Kemasyarakatan, Farida SE M.Si, Karo Umum Elan Warliman SE.(awl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.