Aditama Permalukan Bravo Sulteng dengan 13-0

- Periklanan -

PEREBUTAN BOLA: Pemain bek Aditama Bahari A, Murdaim (kiri) tampil dalam perebutan bola saat berhadapan dengan tim Bravo Sulteng, di lapangan Aditama Bahari Lere 99, Selasa (17/1) kemarin. (Foto: Sugianto)

PALU – Melakoni laga kedua babak penyisihan grup A Turnamen Sepak Bola Aditama Cup II 2017, tuan rumah Aditama Bahari A berpesta gol. Tidak tanggung-tanggung, tuan rumah Aditama Bahari membombardir gawang Bravo Sulteng sebanyak 13 kali. Sementara, Bravo Sulteng tidak mampu mencetak gol.

Pada laga yang berlangsung di lapangan Aditama Bahari Lere 99, Selasa (17/1) kemarin, striker Zailun menjadi aktor penting bagi kemenangan tim Aditama Bahari. Zailun sukses memberong enam gol sekaligus, yakni gol pembuka di menit ke-6’, 9,’ 18,’ 20,’ 23,’ 52,’ dan 54.

Gol-gol Zailun ini sekaligus menempatkannya sebagai top skor sementara di turnamen ini. selain Zailun, kapten Ryan juga tampim brilian dengan mencetak lima gol masing-masing di menit ke-24,’ 26,’ 29,’ 35,’ dan 44,’. Satu gol lainnya dipersembahkan oleh Syamsul di menit ke-39.

- Periklanan -

Kekalahan yang kedua yang dialamii Bravo Sulteng ini, menjadi rekor kekalahan terburuk sepanjang Aditama Bahari Cup digelar. Sebelumnya Bravo Sulteng juga dikalahkan Ababil FC 0-5. Sementara kemenangan kedua bagi Aditama A ini, langsung memuncaki daftar kalasemen sementara GRUP A dengan raihan 6 poin. Sebelumnya Aditama A mengalahkan PS Tekad Batusuya skor 2-0.

“Kami turun dengan persiapan yang minim, saya rasa ini adalah pengalaman bagi tim kami,” kata kapten Bravo Sulteng, Akmal, usai pertandingan.

Dia menuturkan, dengan hasil ini timnya dipastikan tidak lolos ke putaran selanjutnya. Namun sebagai tim profesiaonal, Bravo Sulteng tetap akan menghadiri laga terakhir menghadapi PS Tekad Batusuya.

“Kami masih ada satu laga sisah. Meski tidak berpeluang, kami akan tetap menghadiri pertandingan dan berusaha tampil maksimal untuk meraih kemenangan,”ucapnya.

Sementara, bek Aditama Bahari A Murdaim, mengaku kemenangan yang diraih timnya tidak perlu dibesar-besarkan. Tapi harus segera dilupakan. “Kami tidak bisa larut dalam kegembiraan. Perjalanan meraih juara masih panjang. Masih banyak tim tangguh yang akan kita hadapi,” katanya. (egi)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.