Aditama Cup | Ketenangan Antar PS Rauf Junior Menang atas Duyu Putra FC

- Periklanan -

BERDUEL: Bek Rauf Junior Prengky (kanan) dan penyerang Duyu Puta Arisman, dalam perebutan bola di lapangan Aditama Bahari 99 Lere, Rabu (22/2). (Foto: Sugianto)

PALU – Tim juara bertahan Rauf Junior, menjadi tim terakhir yang lolos ke babak semifinal Piala Aditama Cup II 2017, setelah mengalahkan Duyu Putra FC skor 3-1 di lapangan Aditama Bahari 99 Lere, Rabu (22/2) kemarin.

Di laga ini, lagi-lagi PS Rauf Junior membuktikan adalah tim yang solid dan disiplin yang tinggi. Mereka menang karena ketenangan dan tidak mudah terpancing permainan keras Duyu Putra FC yang menjurus kasar, terutama di menit-menit akhir babak kedua.

Andrisno, yang dipercaya sebagai kapten tim Rauf Junior, sukses mengatur rekan-rekannya selama 2 X 45 menit. Di babak pertama, kedua tim langsung memperlihatkan permainan terbuka, dan Rauf Junior langsung melampiaskan kegembiraannya setelah tercipta gol pembuka melalui Ikfar di menit ke-4.

Haris yang menggandakan kemenangan bagi Rauf Junior di menit-19, sehingga memaksa kiper Duyu Putra FC, Herdin kembali memungut bola di gawangnya sendiri. Pemain depan Duyu Putra, duet penyerang bersaudara April dan Arisman, melakukan tekanan ke jantung pertahanan Rauf Junior.

- Periklanan -

Muhlis, yang membela Beringin Putra Raksatama Cup tahun lalu, sukses memperkecil ketinggalan sebelum laga turun minum. Tepat di menit ke-22, Muhlis menyumbangkan golnya yang tidak bisa ditepis penjaga gawang Brian Putra. Waktu jeda turun minum skor bertahan 2-1.

Di babak kedua, Duyu Putra FC tampil agresif, Pian yang berperan sebagai pemain belakang berkali-kali melakukan aksi penyelamatan.

Sementara pemain Rauf Junior Dirga Aditya, Frenky Wahyono dan Taufik bermain cukup cerdik. Mereka tidak terbawa arus untuk melayani permainan keras Duyu Putra. Umpan-umpan pendek dan sesekali membuang bola tanpa arah. Kokohnya pemain belakang yang dikawal Frengky dan Andrisno membuat pemain depan Duyu Putra prustasi dalam urusan gol.

Sebaliknya Rauf Junior, memperlebar jarak ketika tendangan jarak jauh Wahyono, tidak mampu ditepis kiper Herdin di menit ke-67. Gol ini tidak dirayakan dengan selebrasi, dan usai gol ini permainan Duyu Putra semakin keras.

Skor 3-1 keunggulan Rauf Junior bertahan hingga pluit panjang dibunyikan pertanda pertandingan berakhir.  “Saya sedikit menyayangkan permainan Duyu Putra yang saya anggap terlalu kasar. Harusnya bisa bermain bagus agar bisa mengejar ketinggalan, dan tadi terlalu banyak pelanggaran yang seharusnya tak perlu,” ucap pelatih Rauf Haci.

Melihat tim-tim yang sudah lolos ke babak semifinal, Rauf Haci, tidak mempersoalkannya. “Siapapun lawan kami di semifinal kami siap,” tandasnya. (egi)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.