ADD Desa Wani II Donggala Dipastikan Tak Cair

- Periklanan -

Ilustrasi (radarbanten.com)

DONGGALA – Desa Wani Dua Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala menjadi satu-satunya desa yang tidak bisa menerima Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 karena tersandung masalah keterlambatan pengurusan berkas pelaporan.

- Periklanan -

Hal itu diungkapkan langsung Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Lutfiah Mangun. Faktor utama tidak bisa cairnya ADD Desa Wani Dua memang karena keterlambatan membuat Laporan Pertanggungjawaban (LPj) pengunaan keuangan. Penyusunan LPj tersebut kata Lutfiah, baru dilakukan dipenghujung akhir bulan Desember 2016. “Maka dari itu ADD Desa Wani dipastikan tidak bisa cair dan menjadi satu-satunya desa yang tidak menerima ADD,” ungkap Lutfiah.

Kabar baiknya kata Lutfiah, Dana Desa (DD) tahun 2017 Desa Wani Dua masih bisa cair setelah pemerintah desa melengkapi berkas-berkasnya. Saat ini kata Lutfiah, DD Desa Wani Dua sementara di asistensi. Lutfiah sangat menyangkan kejadian tersebut. Padahal menurut Lutfiah pihaknya selalu mengingatkan dan melakukan pembinaan soal Dana-dana desa tersebut. Bahkan sudah ada pelatihan dan pemberitahuan tertulis tentang pertanggungjawaban agar segera lengkapi. “Kalau mau dibilang kita kurang pembinaan, sepertinya tidak mungkin. Karena persoalan ADD yang tidak cair ini hanya dialami Desa Wani Dua sendiri. Kecuali mungkin ada puluhan desa yang ADDnya tidak cair berarti proses pembinaan memang kurang,” terangnya.

Menurut Lutfiah, untuk kelancaran dalam pengurusan ADD maupun dana desa lainnya, harus ada keharmonisan yang erat antara pemerintah desa sendiri. Mulai dari Sekretaris Desa (Sekdes) hingga Badan Perwakilan Desa (BPD). “Hal ini mungkin terjadi karena kurangnya keharmonisan antara pemerintah desa sendiri. Jadi kami terus dampingi mereka ini untuk mencari solusi,” kata Lutfiah.(ujs)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.