Abrasi, Jalan Poros Enu Kian Memprihatinkan

- Periklanan -

Jalan Proso Enu, Sindue, Donggala yang terus tererus karena abrasi pantai. (Foto: Ujang Suganda)

DONGGALA – Hari demi hari kondisi jalan poros di Desa Enu Kecamatan Sindue yang berjarak kurang lebih 45 kilo meter dari Kota Palu itu semakin memprihatinkan setelah di hantam ombak beberapa pekan kemarin. Pantauan  Radar Sulteng Senin (23/1), kerusakan yang diakibatkan abrasi pantai tersebut sudah memakan sebagian bahu jalan.

Akibatnya pengendara yang hendak melintas harus mengurangi kecepatan karena jalan mulai sempit. Terlebih ketika kendaraan besar melintas di jalan tersebut. Tampak pula puing-puing beton pembangunan talut berhamburan.

- Periklanan -

Selain itu tampak pula sisa-sisa bangunan rumah warga yang hancur akibat hantaman ombak pada tahun 2013 silam. Untungnya salah satu tiang listrik yang berada tepat di bibir pantai tak sampai roboh karena terdapat beronjong yang menahannya.

Dipenghujung bulan januari ini, Pemerintah Provinsi melalui Satuan Kerja (Satker) Dinas Binamarga langsung merespon adanya bencana yang membuat jalan tersebut nyaris putus. Namun perkembangan terakhir, menurut Kepala Satker Dinas Binamarga Sulteng, Adolf Sompi, perbaikan jalan akan diperbaiki dalam waktu dekat ini, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan beberapa Kabupaten seperti Dongggala, Buol dan Tolitoli. “Kita sudah rencanakan perbaikan jalan tersebut,” ungkap Sompi.

Namun tentu saja ada beberapa prosedur yang harus dilalui untuk memperbaikinya. Kata Sompi, hingga saat ini pihaknya masih harus menungg proses lelang pekerjaan tersebut sebelum dilakukan perbaikan. Untuk nominal anggaran maupun panjang ruas jalan yang diperbaiki kata Sompi juga belum bisa dipastikan sebelum proses lelang dan kontrak selesai. “Intinya kita tunggu dulu proses lelang, baru kemudian akan ditetapkan panjang maupun nominal anggarannya,” ujarnya.  (ujs)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.