83 Penumpang Dievakuasi Tim SAR

KM Sumber Raya 03 Tujuan Maluku Nyaris Karam

- Periklanan -

BANGGAI – Kapal Motor (KM) Sumber Raya 03 yang memiliki rute pelayaran Luwuk-Maluku, Kamis (9/1), sekira jam 02.00 Wita dini hari, nyaris karam di perairan Tanjung Pamali, Kabupaten Banggai Kepulauan, setelah dihantam ombak setinggi 2,5 meter.
Untung saja, Kamrin sang nahkoda berhasil menepikan kapal motor yang dikemudikannya ke daratan Pulau Bangkalan, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah.
Komandan Pos SAR Luwuk, Letda Nur Alkautsar, yang dihubungi Radar Sulteng, via telpon, Rabu (9/1) kemarin, membenarkan kejadian tersebut dan saat ini masih berada di Salakan dalam rangka evakuasi.
“Iya benar kejadiannya pak. Saya masih di lokasi ini,” katanya.
Menurut Kautsar, sapaannya, pada Selasa (8/1) malam sekira jam 21.00 Wita, kapal motor Sumber Raya 03 melakukan pelayaran dari Pelabuhan Rakyat Luwuk, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah menuju Pelabuhan Bobong, Kecamatan Bobong, Kabupaten Taliabu Provinsi Maluku Utara.
Sekira jam 02.00 Wita atau 5 jam kemudian, pihaknya mendapat informasi bahwa kapal motor laut yang pernah dipolice line satreskrim Polres Banggai karena mengangkut puluhan tabung elpiji yang diduga diselundupkan dari Luwuk menuju Taliabu itu, mengalami kerusakan di tengah laut saat melakukan pelayaran.
Mendengar informasi tersebut, lanjut komandan Pos SAR Luwuk, dia bersama 12 personel lainnya bergegas menuju TKP dan benar mendapati KM Sumber Raya 03 nyaris karam di perairan Tanjung Pamali.
Mujur saja, Kamrin sang nahkoda berhasil menepikan kapal motor tersebut ke daratan Pulau Bangkalan, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan, sehingga 83 orang penumpang bersama anak buah kapal selamat dari maut.
Ketika ditanyakan penyebab hingga kapal itu nyaris karam di perairan Tanjung Pamali, Letda Nur Alkautsar, mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap nahkoda dan ABK KM Sumber Raya 03 serta sejumlah saksi yakni penumpang kapal, semuanya menyatakan ombak besar setinggi 2,5 meter penyebabnya. Dimana saat berlayar dari Luwuk menuju Bobong dan akan melintasi perairan Tanjung Pamali, ombak besar menghantam kapal tersebut berulang kali hingga akhirnya pintu samping dek bawah atau dek 1 mengalami rusak yang pada akhirnya juga air laut masuk ke dalam badan kapal sampai ke ruang mesin. Akibatnya, mesin kapal mengalami rusak dan semua aliran listrik padam.
“Untung saja, sebelum semakin banyak air laut masuk ke dalam badan kapal sang nahkoda langsung mengarahkan kapal tersebut ke dataran yang bertepatan dekat dengan lokasi kejadian,” papar Nur Alkautsar.
Disinggung soal muatan kapal dan kondisi penumpang, Nur Alkautsar menambahkan, kapal motor Sumber Raya 03 yang berkekuatan 336 GT itu, melakukan pelayaran dari Luwuk menuju Taliabu dengan mengangkut bahan-bahan bangunan dan sembako milik ke 83 orang penumpang. Semua barang-barang milik penumpang masih diamankan di dalam kapal. Sementara penumpang sudah dikerahkan menuju Taliabu melalui pelabuhan Banggai, Kabupaten Banggai Laut.
“Semua barang-barang masih dalam kapal dan penumpangnya sudah diarahkan ke Pelabuhan Banggai, Kabupaten Banggai Laut untuk melakukan pelayaran lanjutan menuju Bobong, Taliabu,” jelasnya.(stv)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.