alexametrics 70 Persen Lahan Pemkot Palu Belum Bersertifikat – Radar Sulteng
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

70 Persen Lahan Pemkot Palu Belum Bersertifikat

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Di tengah gencarnya pemerintah pusat melakukan sertifikasi tanah, ternyata 70 persen aset berupa lahan milik Pemerintah Kota Palu belum memiliki sertifikat.

Ilustrasi

Total jumlah aset lahan dan bangunan milik Pemerintah Kota Palu yang terdata di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palu, ada sekitar 300, namun yang bersertifikat baru sebanyak 96 lahan dan bangunan saja.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Aset, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Palu, Sustina, ditemui Kamis (18/1) kemarin. Lahan dan bangunan yang belum tersertifikasi itu, disampaikan Sustina, didominasi oleh fasilitas sekolah, juga aset yang diserahkan dari pihak Pemerintah Donggala ke Pemerintah Kota Palu. “Memang rata-rata yang bermasalah, aset dari Donggala yang diserahkan ke kota, memang banyak tidak ada sertifikatnya,” jelasnya.

Ditanya detail sekolah-sekolah maupun aset yang masih bermasalah tersebut, Sustina mengaku belum bisa menyampaikan, sebab data tersebut masuk dalam sistem, dan saat ini masih dalam tahap pembaruan sistem.

Sementara itu, dari 96 aset yang telah bersertifikat pun, belum keseluruhannya atas nama pemerintah Kota Palu. Menurut salah satu Kepala Seksi di Bidang Aset, Husna, dari 96 aset lahan yang ada itu, ada yang masih atas nama penjual belum balik nama dan ada yang hanya berupa surat keterangan. Meski demikian, pihak Pemerintah Kota tetap berupaya untuk melakuan sertifikasi aset-aset milik Pemerintah Kota Palu, yang belum disertifikatkan. Untuk sertifikasi lahan milik Pemkot sendiri, nantinya juga bakal dibantu oleh BPN untuk turun melakukan pengukuran.

Ditemui terpisah, pihak Badan Tata Ruang dan Pertanahan Kota Palu,  diwakili Kepala Bidang Pertanahan, Drs Fadel H Saman MAd, membenarkan, jika masih banyak aset Pemkot Palu yang belum tersertifikasi. Pihaknya pun sudah menyurat ke masing-masing OPD, agar segera memenuhi persyaratan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan terbitnya sertifikat. “Ini dalam rangka mengamankan aset milik Pemda, kan banyak sekarang gedung-gedung  SD, SMP diklaim masyarakat sehingga tanah itu segera mungkin harus  diuruskan sertifikatnya,” terang Fadel.

Diakui Fadel, selama tahun 2017 ada sekitar 2 hingga 3 ruang terbuka hijau yang dibebaskan lahannya, sebagai aset Pemkot Palu, untuk pekuburan religi, namun kelengkapan dokumennya, masih terus diurus, guna mendapatkan sertifikat. (cr6)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.