Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

60 Tahun Jasa Raharja, Tingkatkan Layanan
Santuni Korban dan Ahli Waris

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Jasa Raharja di usianya yang ke-60 tahun, sesuai dengan Tema HUT yang diangkat yakni “Bangga Melayani Negeri” sebuah pencapaian waktu yang cukup panjang hadir
melayani negeri ini, khususnya dalam hal memberikan perlindungan kepada
masyarakat yang menjadi korban kecelakaan alat angkutan penumpang umum dan kecelakaan lalu lintas jalan.
Jasa Raharja selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tengah berduka mengalami musibah kecelakaan, bukan sekedar memberikan santunan yang sifatnya material. Hal ini
menjadi fokus Jasa Raharja untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada
masyarakat ke arah yang positif dan berbasis digital.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah, Suryadi menyampaikan bahwa saat ini, Jasa Raharja tergabung dalam group Holding Perasuransian dan
Penjaminan atau Indonesia Financial Group (IFG), senantiasa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan tidak mengurangi tanggung jawabnya
dalam menyerahkan santunan kepada yang berhak. Tercatat sepanjang tahun 2020,
Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah telah serahkan Rp 25 Miliar hak atas santunan bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan Lalu
Lintas Jalan. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 28,74 % dibanding periode yang
sama tahun 2019.
Walau angka penyerahan santunan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, namun Jasa Raharja senantiasa berupaya untuk terus mengoptimalkan
daya serap (absorb) kepada seluruh korban kecelakaan yang tercatat dalam laporan kejadian kecelakaan dari Instansi yang berwenang dengan penanganan yang mudah, cepat dan tepat melalui sinergi yang dijalin untuk kemudahan dan kecepatan pelayanan
santunan, seperti sinergi dengan BPJS Kesehatan, Korlantas Polri, Ditjen Dukcapil dan Perbankan. “Dengan demikian masyarakat hanya perlu melaporkan kecelakaan
kepada kepolisian, selanjutnya Jasa Raharja yang bekerja.”, ujar Suryadi.
Pandemi Covid-19 yang melanda semenjak triwulan I tahun 2020, memicu Jasa Raharja untuk menerapkan proses bisnis yang lebih efisien dan mengandalkan High Tech, ke depan dalam upaya meneliti dan mengendalikan klaim biaya rawatan korban
luka akibat kecelakaan dilakukan melalui kerja sama dengan Third Party Administrator, tentunya upaya efisiensi yang dilakukan tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat dan hal tersebut menjadi prioritas Jasa Raharja untuk terus berinovasi guna menciptakan pelayanan terbaik sebagai wujud
negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Sebut saja, dalam penggantian biaya rawatan rumah sakit yang semula diberikan setelah korban selesai berobat dan menyerahkan kuitansi perawatan dari Rumah Sakit (reimbursement), saat ini Jasa Raharja telah bekerja sama dengan 22 (dua puluh dua) rumah sakit sehingga apabila ada korban kecelakaan alat angkutan umum dan lalu lintas jalan yang terjamin Jasa Raharja,
maka petugas Jasa Raharja langsung menerbitkan surat jaminan biaya perawatan
sampai dengan batas maksimal Rp 20 juta kepada rumah sakit tempat korban dirawat.
Menginjak usianya ke-60, Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. Hal ini dibuktikan sepanjang
periode tahun 2020, lebih dari 85% korban meninggal dunia di tempat kejadian dapat
diserahkan santunannya kurang dari 2 hari, sehingga apabila di rata rata penyerahan
santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari 15 jam,
“Tidak sedikit yang menjadi korban kecelakaan merupakan tulang punggung
keluarga, sehingga diharapkan dana santunan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi keluarga korban yang ditinggalkan,” tutup Suryadi. (*/lib)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.