4,6 Ton Sampah Medis RS Kabelota Dikirim ke Karawang

- Periklanan -

DONGGALA – Setelah sekian lama di tampung di gudang pembuangan, akhirnya sampah medis RS Kabelota mulai dibersihkan. Sampah medis sebanyak 4,6 ton tersebut sudah cukup lama berada di lingkungan RS. Penyebabnya karena alat pemusnah sampah medis atau incenerator milik RS Kabelota rusak. Selama alat itu rusak, sampah medis terus menggunung di RS Kabelota.

Pada tahun 2018 lalu, pihak RS Kabelota pernah berupaya mengatasi sampah medis berbahaya tersebut. Pada waktu itu rencananya sampah medis akan dimusnahkan menggunakan incenerator milik RS Undata. Namun RS Kabelota terkendala soal biaya. Pasalnya dalam pemusnahan sampah medis dikenakan biaya per kilo gram.

Namun akhirnya di awal tahun 2019, persoalan sampah medis sudah tertangani. Kamis (32/1) kemarin, sampah medis itu mulai diangkut menggunakan truk. Sampah medis itu tidak dibawa ke RS undata melainkan langsung ke Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

- Periklanan -

Hal itu juga dibenarkan oleh plt Direktur RS Kabelota, dr Syahriar. Dia mengaku, persoalan sampah medis menjadi hal yang urgen untuk diselesaikan. Sejak menjabat, kata Syahriar, persoalan sampah bukan rahasia umum lagi. “Sebelum saya jadi plt di sini, sampah medis ini memang sudah seperti ini pak,” katanya.

Syahriar mengakui penyebabnya karena alat incenerator milik RS Kabelota sudah lama rusak. Salah satu solusinya kata Syahriar membangun kerja sama antar provinsi. Bentuk kerja sama tersebut kata Syahriar, sampah medis akan di kirim ke Kabupaten Karawang untuk dimusnahkan. Kerja sama itu kata Syahriar melakui PT Tenang Jaya Sejahtera yang bergelut dibidang pemusnahan sampah medis. “Alhamdulilah sampah medis sudah tertangani,” ucapnya.

Kerja sama yang telah terbangun tersebut ternyata sangat menguntungkan pihak RS Kabelota. Pasalnya pemusnahan sampah medis sebanyat 4,6 ton tersebut tidak dipungut biaya sama sekali.

Hal itu dibenarkan oleh Marketing PT Tenang Jaya Sejahtera, Onal. Tidak dipungutnya biaya pemusnahan sampah medis tersebut kata Onal merupakan bagian dari promosi. Onal mengaku pihaknya baru pertama kali masuk ke Kabupaten Donggala. “Kami memang bergerak dibidang pemusnahan sampah medis. Ini pertama kalinya kami masuk ke donggala. Kali ini untuk RS Kabelota gratis,” katanya. (ujs)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.