Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

2017, BNI Syariah Target Capaian Melebihi 100 Persen

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

BUSINESS MEETING: Pimpinan PT BNI Syariah cabang Palu Andi Mohamad Hatta Tajang, saat foto bersama seluruh staf BNI Syariah Cabang Palu, selesai kegiatan Business Meeting di An-Resto, Sabtu (7/1) lalu. (Foto: BNI Syariah Palu)

PALU – Akhir pekan lalu, BNI Syariah Cabang Palu, kembali mengadakan business meeting bersama seluruh staf.   Meeting yang berlangsung dengan tema Semangat Lillah, Fillah, Billah, bersama melampaui target 2017 itu, menghasilkan sejumlah kebijakan yang menjadi acuan bisnis perbankan syariah tersebut.

Pimpinan PT BNI Syariah Cabang Palu, Andi Mohamad Hatta Tajang mengatakan, business meeting selain dilakukan di BNI Syariah Cabang Palu, juga dilakukan secara nasional untuk memberikan target-target cabang.

“Sedangkan di tingkat cabang, kami melakukan business meeting agar target yang diperoleh dari pusat kita break down kepada masing-masing unit untuk dilaksanakan,” ungkapnya sat ditemui Radar Sulteng di sela-sela kegiatan itu.

Ditambahkannya, target yang akan capai sepanjang tahun 2017 adalah, lebih dari 100 persen. Terlebih lagi setiap tahun dilakukan rating dengan cabang-cabang lain. “Setiap tahun dilakukan perlombaan mana cabang yang cip dan tidak cip,” terangnya.

Tujuan business meeting lanjutnya, dimaksudkan untuk menentukan berapa target yang akan dicapai dari masing-masing sektor, seperti pembiayaan, dana, layanan dan operasional beban biaya. Sehingga ada acuan bersama di setiap unit target yang dicapai.

“Target yang dicapai golnya bagaimana, cara mencapainya bagaimana, dan orang-orang nya harus bertindak seperti apa, itu semua yang dibahas,” jelasnya.

Hatta mengungkapkan, kondisi ekonomi 2017 seperti yang dikatakan sebagian orang akan ada positif, dan akan terjadi peningkatan seperti yang 2016. Pergerakan ekonomi sebenarnya tergantung belanja pemerintah, termasuk belanja swasta juga tergantung belanja pemerintah.

“Belanja pemerintah sendiri jika di lihat dari proyek-proyek yang berjalan stabil di bulan Maret atau April setelah diketok APBD,” kata dia.

Namun menurutnya, bukan berarti ekonomi tidak berjalan sama sekali tetapi pasti akan melambat, namun memasuki bulan maret dan april dapat kencang kembali dan dapat lebih tumbuh menjadi lebih baik dari tahun 2016. “Semua berharap ekonomi 2017 akan lebih meningkat dari pada tahun 2016,” harapnya.

Dengan kondisi ekonomi 2017 yang naik turun, BNI Syariah akan menyasar sektor-sektor yang bertumbuh bagus, sektor ekonomi PDRG 2016 tumbuh dengan baik, maka pihaknya akan mengarahkan kembali pada sektor lain seperti sektor perdagangan hotel dan restoran, pertambangan, pertanian dan sektor lain.

“Walaupun ekonomi mengalami plus minus, kami mengambil bagian dari situ, jika plus kami tinggal mengambil bagian mana untuk plusnya,” ucap Hatta.

Hatta mengatakan Produk baru BNI syariah tahun 2017 yang diharapkan dapat booming yaitu produk gria suakarya, konsepnya bank syariah sebagai akuntansi memiliki persediaan. Konsepnya bank syariah membeli tanah-tahan di tempat strategis, dibagunkan gedung lalu jual kembali, jadi seperti developer. “ semoga produk baru ini dapat memberikan keuntungan yang sangat besar bagi bank, “ harapnya.

Selain itu Bank syariah juga akan mengadakan wakaf produktif, maksudnya para wakif dapat menempatkan dana wakafnya kepada pihak bank. “Sasaran kami sebenarnya para wakif yang memiliki uang, dapat menabung di BNI Syariah atau menambah volume bisnis kepala bank,” ucapnya.

Bank syariah juga membuka pembiayaan Cok dan Hok. cok itu car owner, jadi konsepnya perusahaan kerja sama dengan bank kepemilikan mobil untuk karyawan perusahaan tersebut. Untuk Hok sendiri adalah house, pihak bank bekerja sama dengan perusahaan, bank memberi pembiayaan untuk perumahan yang akan diberikan kepala karyawan perusahaan.

“Produk lain yaitu haji dan umrah, mengingat potensi haji se-Indonesia per tahun lumayan tinggi ada sekitar 750 – 800 ribu orang yang berangkat umrah, BNI Syariah akan membantu masyarakat menunaikan kewajiban berangkat ke tanah suci,” jelasnya lagi. (umr/adv)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.