179 Siswa Calon Bintara Polisi Resmi Jalani Pendidikan

- Periklanan -

Wakapolda Sulteng, Muhammad Aris Purnomo saat memeriksa pasukan pada upacara pembukaan pendidikan pembentukan bintara Polri, di SPN Labuan Panimba, Rabu kemarin. (Foto: Radar Sulteng/Agung Sumandjaya)

DONGGALA  – Sekolah Polisi Negara (SPN) Labuan Panimba, resmi menerima 179 siswa calon bintara Polri, yang akan menjalani pendidikan selama 7 bulan. Dimulainya pendidikan calon bintara ini, ditandai dengan upacara pembukaan pendidikan pembentukan bintara Polri, yang dipimpin Wakapolda Sulteng, Kombes Pol Muhammad Aris Purnomo, Rabu (9/8).

Pada kesempatan tersebut, Wakapolda Sulteng membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan, bahwa perkembangan tantangan tugas Polri kedepan semakin berat. Era globalisasi yang terjadi dengan cepat telah memunculkan berbagai dinamika kejahatan berdimensi baru, diiringi potensi gangguan Kamtibmas pada berbagai bidang kehidupan masyarakat. “Realitas tantangan tugas kedepan harus mampu diatasi oleh institusi Polri agar stabilitas keamanan dalam negeri dapat tetap terjaga. Untuk itu, Polri harus didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang profesional, berintegritas, dan mampu menguasai bidang tugasnya,” sebut Aris Purnomo, membacakan amanat Kapolri.

- Periklanan -

Usai upacara, kepada wartawan, Wakapolda mengungkapkan, 179 calon anggota Polri yang akan menimba ilmu di SPN tersebut, akan dipersiapkan menjadi anggota polri dengan tugas umum. Seperti melaksanakan tugas patrol, pengedalian massa dan sejumlah tugas-tugas lainnya yang berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat. “Dalam pendidikan ini nantinya, pola yang digunakan 40 persen fisik, dan 60 persennya teori serta praktek di polres-polres,” terangnya.

Dia pun berharap, pendidikan tujuh bulan yang mereka jalani, dapat melahirkan polisi-polisi yang professional, modern dan terpercaya. Mind set polisi dengan kultur baru saat ini, lanjut dia, akan ditanamkan di diri para calon bintara Polri ini, dalam pendidikan di SPN. “Seperti terlihat angkuh dan arogan di hadapan masyarakat, itu sudah bukan zamannya lagi. Sekarang seluruh masyarakat bisa mengawasi segala tindak tanduk anggota di lapangan,” tutur Wakapolda.

Terkait dengan fasilitas yang dimiliki SPN, sebagai tempat didiknya para calon polisi ini, Aris Purnomo mengatakan, sudah cukup memadai. SPN sendiri memiliki daya tampung sebanyak 300 orang siswa. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda secara simbolisi, meletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan pagar keliling di SPN Labuan Panimba. “Semoga dengan terbangunnya pagar keliling, menambah keamanan SPN dan membuat masyarakat nyaman ketika masuk ke lingkungan ini,” pungkasnya. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.