5 Bulan Gaji Karyawan PT Kencana Jaya PLTD Silae Tak Dibayar

- Periklanan -

TIDAK BEROPERASI: Inilah mesin pembangkit listrik PT Kencana Jaya PLTD Silae Palu, yang tidak beroperasi lagi karena 64 karyawannya belum digaji. (Foto: Moh. Faisal)

PALU – Pengelola pembangkit listrik swasta milik PT Kencana Jaya PLTD Silae Palu yang berada di Jalan Sultan Alaudin, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi terancam gulung tikar. Soalnya, selain perusahaan pembangkit listrik itu tidak beroperasi karena kehabisan oli mesin. Enam puluh empat karyawan yang dibawah naungan PT Kencana Jaya tersebut, juga belum menerima gaji selama lima bulan lamanya.

Hal itu diutarakan, saat puluhan karyawan mendatangi rumah manager  PT Kencana Jaya PLTD Silae Palu bernama Heru Heriantho pada Selasa kemarin. Tujuan mereka mendatangi rumah atasan mereka, guna untuk mempertanyakan hak mereka menerima gaji kenapa tidak terbayarkan dari bulan September 2016 hingga Januari 2017.

“Saya sudah berupaya, selalu berkomunikasi terhadap pemilik PLTD Silae Palu yaitu PT. Kencana Jaya. Tapi jawaban mereka, sabar saja akan segera di bayar,”ungkap Heru yang jika namanya dikorankan akan menuntut pencemaran nama baik saat di temui di kediamannya Selasa kemarin (31/1).

Heru menjelaskan, jangankan 64 karyawannya. Dirinya pun selaku manager PT. Kencana Jaya PLTD Silae Palu, hingga saat ini belum juga menerima hasil keringatnya. Heru juga menjelaskan, sudah beberapa hari pembangkit listrik milk PT. Kencana Jaya PLTD Silae Palu tidak beroperasi lagi. Soalnya, oli mesin sudah habis sementara uang untuk membeli oli sudah tidak ada.

- Periklanan -

“Alasan mereka setelah saya komunikasi, tidak ada uang. Saat ini, pihak PLTU yang mem-back up sumber daya listrik di Kelurahan Silae dan sekitarnya,”cetus Heru yang tidak mau namanya dikorankan ini.

Manager PT Kencana Jaya PLTD Silae Palu tersebut juga menegaskan, jika dalam beberapa hari kedepan PT. Kencana Jaya tidak membayar haknya selaku karyawan yang sudah mengerjakan tugas sesuai prosedur perusahaan. Maka, dirinya berencana akan mengundurkan diri atau Resign dari perusahaan pembangkit listrik yang terancam gulung tikar itu.

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin, agar pihak PT. Kencana Jaya segera membayar gaji karyawan. Kalau boleh, saya sarankan para karyawan yang berjumlah 46 orang pergi melaporkan ke pihak Depnaker (Departemen Tenaga Kerja),”sara Heru.

Sementara itu, puluhan karyawan yang mendatangi kediaman Manager mereka berencana akan menemui pihak Departemen Tenaga Kerja untuk meminta bantuan agar PT. Kencana Jaya PLTD Silae Palu yang mereka tempati mencari nafkah agar segera membayar gaji mereka selama lima bulan lamanya.

“Sudah dua kali terjadi kelambatan pembayaran gaji karyawan seperti ini. Waktu tahun 2016, tiga bulan lamanya gaji karyawan tidak terbayarkan. Sekarang kembali terjadi, bahkan lebih lama lagi gaji karyawan tidak di bayar yaitu selama lima bulan. Setiap karyawan menagih gaji, alasan pihak PT. Kencana Jaya akan segera dicarikan solusi. Tapi, selama lima bulan ini janji itu tidak ada juga ditepati,”keluh para Karyawan yang ditemui di rumah Manager PT. Kencana Jaya PLTD Silae Palu Selasa kemarin.(fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.