Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

11 Investor Berinvestasi di KEK Palu

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU– Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Sejak diresmikan September 2017 lalu, hingga kini sudah ada 11 investor yang melakukan investasi di KEK Palu.

Sekdaprov HM Hidayat Lamakarate didampingi Direktur Bidang Investasi PT BPS Agus Lamakarate, meninjau pabrik di lokasi KEK Palu beberapa waktu lalu. (Foto: Huasm Pemprov Sulteng)palu

Ini diungkapkan Direktur Bidang Investasi PT Bangun Palu Sulteng (BPS) Agus Lamakarate dalam acara peresmian ekspor perdana produksi getah pinus oleh PT Hong Thai Internasional, 28 Desember 2017 lalu. PT Hong Thai Internasional salah satu perusahaan yang beroperasi di KEK Palu.

Agus Lamakarate mengatakan, dari 11 investor terdapat satu investor yang dalam tahap proses konstruksi dan satu investor dalam tahap produksi yaitu PT Beton Jaya Abadi.

Agus Lamakarate mengungkapkan, dalam kunjungan Gubernur ke Korea dan Cina beberapa waktu lalu, sudah banyak yang berminat untuk berinvestasi di KEK Palu. Salah satunya PT Tenggo Indonesian yang melakukan pengolahan industri rotan.

Untuk itu diharapkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dapat menyiapkan lokasi khusus untuk terminal khusus batu bara untuk memenuhi kebutuhan di KEK Palu.

Agus Lamakarate juga menyampaikan PT Hong Thai Internasional dalam melakukan ekspor perdana produk pengolahan getah pinus sebanyak 22 kontainer atau 237 ton, ke Huangfu, China  sebagai bahan baku industri.

Perkembangan KEK Palu memang menarik perhatian daerah lain. Pada pertengahan Desember 2017 lalu Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) mengirimkan timnya ke Pemprov Sulteng untuk belajar soal percepatan KEK Palu. Pemprov Kaltim menginginkan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK-MBTK) mengalami percepatan seperti KEK Palu.

Kepala Dinas Penanaman Modal Ch Shandra Tobondo mengatakan, diresmikanya KEK Palu tidak lepas dari kerja keras semua pihak serta dorongan Gubernur H Longki Djanggola kepada pemerintah pusat bahwa KEK Palu layak untuk beroperasi.

‘’Saya jelaskan kepada mereka (tim Pemprov Kaltim) bagaimana gubernur kita  yang sangat luar biasa mendorong semua pihak yang terlibat dalam KEK, meyakinkan pemerintah pusat dan juga meyakinkan investor, sehingga KEK dapat diresmikan,’’ kata Shandra usai menerima kunjungan tim Pemprov Kaltim.(sya)

 

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.