10 Menit, Terkumpul Rp 500 Juta

- Periklanan -

PALU – Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Aspal Beton Indoneasia (DPD AABI) Sulawesi Tengah, menggelar rapat pleno perdana, Sabtu (15/11) bertempat di Rumah Makan N Resto Palu. Rapat yang dihadiri pengurus, anggota dan Ketua Dewan Pertimbangan dan Penasehat DPD AABI Sulteng, H Kamil Badrun AR SE MSI itu,  dipimpin langsung Ketua DPD AABI Sulteng, H Achmad M Ali SE.

“Keanggotaan AABI adalah yang paling sedikit. Tetapi aset yang dimiliki cukup besar,” tegas Mattu sapaan akrab Achmad Ali saat memimpin  rapat. Ia berharap keberadaan pengusaha yang tergabung di Asosiasi Aspal Beton Indonesia Sulawesi Tengah mampu memberi kontribusi bagi pembangunan daerah melalui pekerjaan infrastruktur.

Sejak terpilih secara aklamasi pada Musda AABI Sulteng bulan lalu, anggota DPR RI dari Partai Nasdem ini, bertekad untuk memajukan asosiasi yang dipimpinnya. Makanya tidak tanggung-tanggung Ia dan pengurus lainnya bergerak cepat.

Di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat Sulteng, Ia meluangkan waktu khusus  untuk berkumpul bersama teman-teman pengusaha pemilik AMP (Asphalt Mixed Plant) yang ada di Sulteng. Dan yang hadir pada rapat itu pengusaha dari Luwuk, Touna, Morowali, Poso, Parimo, Palu, Donggala, Sigi Biromau, serta Tolitoli dan Buol.

Rapat perdana Kepengurusan AABI Sulteng periode 2014-2018 yang berlangsung penuh kekeluargaan dan persahabatan itu membahas beberapa hal diantaranya: penyediaan kantor dan operasionalisasinya serta kesiapan mengikuti Munas AABI yang akan berlangsung awal bulan depan di Solo.

Di sela rapat itu pula, Ketua DPD AABI Sulteng Achmad M Ali SE, menyisihkan dana pribadinya sebesar Rp50 juta untuk kas organisasi. Dan serta merta anggota dan pengurus lainnya turut memberi kontribusi dengan kisaran Rp25 juta – Rp 50 juta. Hanya dalam waktu 10 menit, dana yang terkumpul mencapai Rp 500 juta. Dana tersebut sebagai dana awal yang akan digunakan untuk operasional asosiasi.

- Periklanan -

Sementara Ketua Dewan Pertimbangan dan Penasehat DPD AABI Sulteng dalam pengarahannya, meminta kepada para pengusaha yang tergabung dalam asosiasi itu untuk terus bebenah diri untuk menjadi pengusaha yang tangguh dan profesional dalam bidangnya.

Pengalaman dalam melaksanakan pekerjaan dari tahun ke tahun kata Kamil yang juga Pemimpin Radar Grup itu, kiranya dapat dijadikan bahan untuk melakukan koreksi, agar persoalan, benturan dan hambatan yang dialami bisa diantisipasi pada pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan di masa mendatang.

“Berita – berita soal proyek tidak rampung, terbengkakai dan dikerjakan asal-asalan akan semakin berkurang. Dengan demikian daerah ini tidak akan dirugikan karena alokasi dana proyek yang ada tidak dikembalikan ke negara,” tegas Kamil. Di bagian lain, Kamil juga berharap agar AABI mampu menjadi pengayom dan pemberi solusi terhadap semua anggotanya.

Di sela acara makan siang, kepada Radar Sulteng, Sekretaris Umum DPD AABI Sulteng, Moh Ivan Abdillah Sijaya SH, menyampaikan terima kasih kepada anggota dan pengurus lainnya yang begitu antusias dan partisipatif.

Menurutnya suasana rapat perdana begitu cair, penuh kekeluargaan dan pertemanan. “Teman-teman dari daerah rela meninggalkan kesibukannya untuk berkumpul membicarakan masalah AABI. Kebersamaan ini adalah modal besar untuk menjadikan asosiasi yang solid guna mendukung teman-teman pengusaha menjadi tangguh dan profesional,” tandas Ivan.

Dan dalam kepengurusan empat rahun ke depan, DPD AABI Sulteng akan mempunyai kantor sendiri yang representatif. Semua itu akan terwujud dari besarnya dukungan dan partisipasi semua pengurus dan anggota, tegas Ivan. (bmz)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.